Dipicu Oleh Komentar Pemimpin Tinggi Milisi Irak yang Memberikan Tanggapan Keras Terhadap Serangan Udara AS, Harga Minyak Naik Ke Level 62.15

Dipicu Oleh Komentar Pemimpin Tinggi Milisi Irak yang Memberikan Tanggapan Keras Terhadap Serangan Udara AS, Harga Minyak Naik Ke Level 62.15

Senin, 30 Desember 2019 20:29:26 WIB
Seorang pemimpin tinggi milisi Irak memperingatkan tanggapan keras terhadap pasukan A.S. di Irak menyusul serangan udara di Irak dan Suriah semalam yang menghantam beberapa pangkalan kelompoknya yang didukung Iran dan menewaskan sedikitnya 25 orang.

Militer AS melakukan serangan udara pada hari Minggu (29/12) terhadap kelompok milisi Kataib Hezbollah yang didukung Iran dalam menanggapi pembunuhan seorang kontraktor sipil AS dalam serangan roket di sebuah pangkalan militer Irak, kata para pejabat.

Sumber-sumber keamanan dan milisi Irak mengatakan sedikitnya 25 pejuang milisi terbunuh dan sedikitnya 55 lainnya cedera setelah tiga serangan udara A.S. di Irak.

Darah para martir tidak akan sia-sia dan tanggapan kami akan sangat keras pada pasukan Amerika di Irak, komandan senior Jamal Jaafar Ibrahimi, yang dikenal oleh nomer guerre Abu Mahdi al-Mohandes, mengatakan pada hari Minggu malam. Iran mengatakan sangat mengutuk serangan itu sebagai terorisme.

Pada saat penulisan harga minyak berada pada level $62.09 per barel, dan berpotensi melanjutkan kenaikan menguji level resisten di $62.30 selama mampu terus bertahan di atas level $61.70.

(Ahmad)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search