Ekspor Minyak Iran Turun di November, Namun Akan Naik Kembali Karena Melonggarnya Sikap AS

Ekspor Minyak Iran Turun di November, Namun Akan Naik Kembali Karena Melonggarnya Sikap AS

Selasa, 06 November 2018 16:09:46 WIB
Jumlah ekspor minyak Iran telah turun tajam sejak Presiden Trump mengatakan pada tengah tahun ini bahwa dia akan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran, namun dengan berikan keringanan terhadap pembeli utama Iran yang sudah berencana meningkatkan pesanan lagi.

Tujuan dasar dari sanksi tersebut adalah untuk mengurangi ekspor minyak Iran sebanyak mungkin, untuk membatalkan program rudal nuklir dan balistik, dan membatasi dukungan terhadap proksi militan, khususnya di Surian, Yaman dan Libanon.

Namun, pengecualian diberikan terhadap klien terbesa Iran seperti China, India, Korea Selatan, Jepang, Italia, Yunani, Taiwan dan Turki yang akan memungkinkan mereka untuk mengimpor setidaknya untuk 180 hari mendatang, yang dapat berarti ekspor mulai naik setelah November. Berdasarkan data perdagangan menunjukkan bhwa kelompok delapan pembeli ini menyumbang sekitar tiga peremepat ekspor minyak Iran,

Sebagai akibat dari tekanan pra-sanksi oleh Washington, ekspor minyak Iran di bulan November mungkin tidak melampaui 1-1,5 juta barel per hari, berdasarkan estimasi industri, yang membuat jumlah tersebut sepertiga dari level puncak di pertengahan 2018.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search