Harga Komoditas Diyakini Menguat akibat Faktor Permintaan

Harga Komoditas Diyakini Menguat akibat Faktor Permintaan

Kamis, 18 Desember 2014 13:06:02 WIB

Monexnews - Sebagian besar komoditas utama dunia diperjualbelikan dengan memakai satuan Dollar. Oleh karena itulah saat nilai tukar USD menguat, investor kerap alergi membeli produk-produk hasil bumi semacam minyak atau emas karena harga jualnya menjadi lebih mahal di pasaran, terutama bagi pemodal yang mata uang utamanya bukan Dollar. Di tengah tren penguatan Dollar terhadap sebagian mata uang dunia, harga-harga komoditas ikut berkurang karena kehilangan pembeli. Namun demikian, masih banyak pihak yang optimis kalau faktor kenaikan Dollar tidak akan terus berdampak negatif terhadap kinerja komoditas. Faktor korelasi antara permintaan dan persediaan barang akan lebih berpengaruh ketimbang Dollar semata. Menurut Ahli Strategi Komoditas ANZ Bank, Daniel Hynes, tren penguatan Dollar tidak akan berpengaruh besar lagi terhadap pergerakan harga komoditas dalam 6 sampai 12 bulan ke depan. Efek penguatan kurs bisa diimbangi oleh peningkatan jumlah permintaan produk komoditas dari beberapa negara besar. "Alasan fundamental tidak bisa diabaikan begitu saja. Faktor permintaan dan persediaan dapat mengurangi korelasi nehatif antara kurs Dollar dan harga komoditas," ujarnya. Hynes menilai respon harga masing-masing komoditas di pasar akan sangat berbeda-beda terhadap pergerakan Dollar. Permintaan komoditas fisik yang besar akan menutupi pengaruh Dollar, terutama untuk produk-produk logam mulia. Sedangkan untuk minyak mentah, korelasinya dengan Dollar akan tetap negatif. Kontrak minyak Nymex WTI saat ini terpantau naik sekitar 18 sen ke level $56.65 per barel. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search