Harga Minyak Anjlok Ke $53.31 Karena Permintaan Yang Lesu Dan Outlook Suplai Global

Harga Minyak Anjlok Ke $53.31 Karena Permintaan Yang Lesu Dan Outlook Suplai Global

Senin, 21 Oktober 2019 16:24:37 WIB
Harga minyak bergerak turun pada hari Senin (21/10) hingga menyentuh level $53.31 per barel hingga pukul 16:24 WIB karena masih berlangsungnya kekhawatiran terhadap outlook ekonomi global dan dampaknya terhadap permintaan minyak, di tengah Rusia kembali tidak mencapai target pengurangan produksi minyak mereka pada bulan lalu.

Tanda-tanda suplai minyak global masih mencukupi yang dikombinasikan dengan kekhawatiran pertumbuhan ekonomi di Tiongkok, importir minyak terbesar di dunia, telah menekan turun harga minyak pada hari ini.

Analis pasar komoditas di pasar salah satu broker internasional mengatakan bahwa pelemahan harga minyak mencerminkan pandangan yang bearish dari permintaan minyak global, karena perlambatan di sektor manufaktur, dan trader tampaknya melihat itu belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Rusia, produsen minyak terbesar kedua dunia, pada hari Minggu mengatakan bahwa mereka tidak mencapai target pengurangan suplai yang dikomitmenkan pada bulan September lalu karena meningkatnya produksi gas alam kondesat ketika negara itu bersiap untuk musim dingin.

The Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC), Rusia dan produsen minyak lainnya, sekutu yang dikenal dengan sebutan OPEC+, pada bulan Desember lalu sepakat untuk mengurangi suplai sebanyak 1.2 juta barel per hari mulai awal tahun ini.

Selain itu, pembicaraan antara anggota OPEC yaitu Kuwait dan Arab Saudi untuk memulai kembali produksi minyak dari kilang bersama di Neutral Zone diantara kedua negara tersebut, dengan kapasitas 500.000 barel per hari dapat berarti akan lebih banyak suplai yang kembali ke pasar.

Wakil menteri luar negeri Kuwait pada hari Sabtu mengatakan bahwa negosiasi berjalan "sangat positif" setelah media Kuwait, yang mengutio narasumber rahasia, mengatakan bahwa dua produsen minyak di Teluk telah sepakat untuk melanjutkan produksi minyak mentah dari kilang minyak.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search