Harga Minyak Melonjak Setelah Arab Saudi Mengatakan  "Oke" Dengan Brent di $ 80 Per Barel

Harga Minyak Melonjak Setelah Arab Saudi Mengatakan "Oke" Dengan Brent di $ 80 Per Barel

Selasa, 18 September 2018 16:59:10 WIB
Harga minyak naik tajam pada Selasa, setelah para pejabat Arab Saudi mengatakan mereka baik-baik saja dengan kenaikan harga dalam jangka pendek.

Para pejabat Arab Saudi mengatakan mereka merasa nyaman dengan harga Brent akan di atas $ 80 per barel karena pasar menyesuaikan dengan hilangnya pasokan dari sanksi AS, menurut Bloomberg.

Komentar itu muncul setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan Rusia memperingatkan bahwa sanksi AS terhadap Iran, pemasok terbesar ketiga OPEC, dapat memberi tekanan pada pasar. Sanksi-sanksi itu, yang diharapkan mulai berlaku pada 4 November, telah menyebabkan ekspor minyak mentah Iran jatuh.

"Ketika Anda menghadapi produsen besar menghadapi tantangan pasokan, ini menjadi perhatian" bagi OPEC dan konsumen, Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan.

Menteri Energi AS Rick Perry mengatakan Jumat bahwa dia tidak memperkirakan lonjakan harga dan bahwa Arab Saudi, Rusia dan Amerika Serikat dapat meningkatkan output global dalam 18 bulan ke depan.

Pasokan minyak global naik pada bulan Agustus ke rekor 100 juta barel per hari, Badan Energi Internasional mengatakan dalam perkiraan terbaru pada hari Kamis. Organisasi yang bermarkas di Paris itu mengecilkan bahwa harga bisa naik menjadi $ 80 per barel kecuali produsen mengkompensasi kehilangan pasokan dari Iran dan Venezuela.

Pada saat penulisan harga minyak berada pada level $69.90

(Ahmad)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search