Harga Minyak Memperdalam Pelemahannya, Masih Dipicu Over Suplai Dan Dampak Virus Korona

Harga Minyak Memperdalam Pelemahannya, Masih Dipicu Over Suplai Dan Dampak Virus Korona

Senin, 16 Maret 2020 21:11:54 WIB
Harga minyak turun lebih dari 10% pada hari Senin (16/3) karena meningkatnya akselerasi penyebaran virus Korona di seluruh dunia, yang mana akan membuat terhentinya perjalanan dan bisnis, semakin menurunkan permintaan global untuk minyak mentah.

Harga minyak WTI telah turun lebih dari 10% ke level $28.12 per barel, saat ini diperdagangkan di level $29.07 per barel (hingga pukul 21:05 WIB),

Analis energi internasional dalam catatannya kepada kliennya pada hari Minggu mengatakan bahwa penurunan permintaan sedang berlangsung seperti belum ada yang pernah dilihat oleh siapapun.

Dia juga mengatakan bahwa harga minyak dalam beberapa pekan terakhir terlihat sangat mengerikan dalam melihat pergerakannya. Harga minyak telah membukukan penurunan mingguan terburuk sejak krisis keuangan setelah turun lebih dari 23%, meskipun harga mendapatkan dukungan sementara pada Jumat malam setelah adanya seruan dari Presiden Trump untuk mengisi cadangan minyak strategis AS.

Harga minyak terus terpukul dari sisi permintaan dan penawaran. Wabah virus Korona telah menyebabkan permintaan minyak lebih lemah karena orang-orang mengurangi perjalanan mereka, di tengah adanya kebuntuan dalam pembicaraan OPEC yang berarti akan ada segera peningkatan suplai karena Arab Saudi meningkatkan produksi ke rekor tertinggi 13 juta barel per hari.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search