Harga Minyak Naik Karena Outlook Pengurangan Produksi AS Tahun Depan

Harga Minyak Naik Karena Outlook Pengurangan Produksi AS Tahun Depan

Senin, 24 Desember 2018 16:13:42 WIB
Harga minyak bergerak naik pada hari Senin ke level $46.20 per barel pada sinyal bahwa kejatuhan harga akhir-akhir ini mungkin akan mulai mengurangi suplai dari Amerika Serikat, yang saat ini menjadi produsen terbesar di dunia, meskipun ada kekhawatiran terhadap ekonomi global yang terus membebani harga.

Harga minyak rebound dari penurunan tajam pekan lalu dengan minyak WTI turun sekitar 11 persen pada pekan lalu, menjadi kinerja mingguan terburuk sejak Januari 2016.

Harga minyak WTI telah turun lebih dari 35% dari level puncak di awal Oktober.

Turunnya harga minyak menyebabkan produsen minyak shale AS untuk mengurangi rencana pengeboran untuk tahun depan.

Lonjakan dalam produksi minyak shale AS telah mendorong Amerika Serikat ke posisi produsen teratas melampaui Arab Saudi dan Rusia. Industri ini berada di pusat seruan dari Presiden Donald Trump untuk meningkatkan kemandirian energi negaranya.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search