Harga Minyak Naik ke $50.87 Di Tengah Rusia Pertimbangkan Proposal OPEC+

Harga Minyak Naik ke $50.87 Di Tengah Rusia Pertimbangkan Proposal OPEC+

Rabu, 12 Februari 2020 17:06:03 WIB
Harga minyak mempersolid kenaikannya di sesi perdagangan Eropa hari Rabu (12/2) untuk naik ke level $50.87 per barel di tengah investor yang menunggu apakah Rusia akan menerima rencana OPEC+ untuk pengurangan produksi dalam upaya mengatasi menurunnya permintaan yang disebabkan virus Korona.

Menteri Energi Rusia, Alexander Novak mengatakan bahwa Moskow saat ini sedang "mempelajari' proposal, untuk mengurangi produksi minyak mentah sebanyak 600.000 barel per hari. Namun, dalam pernyataanya dia tidak menyebutkan kapan Rusia akan membuat keputusan tersebut.

Sementara itu pada akhir perdagangan hari Selasa, American Petroleum Institute melaporkan cadangan minyak mentah AS naik 6 juta barel pada pekan lalu dengan menyoroti lemahnya prospek permintaan global.

Harga minyak saat ini tampaknya menemukan batas disekitar $50 per barel di tengah investor yang menilai bagaimana dampak ekonomi dari virus akan memburuk dan jika Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan para sekutu akan merespon proposal pengurangan produksi. Arab Saudi telah menjadi penggerak utama untuk usulan pengurangan produksi yang lebih banyak, sementara itu Rusia, yang anggarannya masih lebih tahan ketika harga minyak bergerak rendah, masih bersikap berhati-hati.

Analis pasar komoditas di salah satu broker internasional mengatakan bahwa reli harga minyak mentah masih terlihat tentatif dan data cadangan minyak mentah AS indikasikan penurunan permintaan bisa lebih besar dari itu. Dia juga mengatakan bahwa dengan bimbangnya Rusia tentang pengurangan produksi yang lebih besar, OPEC mungkin terpaksa untuk melakukannya sendiri.

Selanjutnya pada hari ini pasar akan menantikan perilisan data cadangan minyak mentah oleh Energy Information Administration pada pukul 22:30 WIB, dengan analis perkirakan cadangan akan naik 3.2 juta barel. Jika data menunjukkan kenaikan seperti estimasi, ini akan menjadi kenaikan terbesar dalam tiga bulan.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search