Harga Minyak Terkoreksi Tipis di Hari Terakhir Perdagangan 2019, Masih Dijalur Kenaikan Terbesar Sejak 2016

Harga Minyak Terkoreksi Tipis di Hari Terakhir Perdagangan 2019, Masih Dijalur Kenaikan Terbesar Sejak 2016

Selasa, 31 Desember 2019 11:55:08 WIB
Harga minyak sedikit terkoreksi di awal perdagangan hari Selasa (31/12) untuk turun ke level $61.52 per barel, Namun, harga minyak masih di jalur untuk kenaikan tahunan terbesar sejak tahun 2016, didukung oleh optimisme kesepakatan dagang AS-Tiongkok dan berlangsungnya pengurangan suplai.

Pada hari Senin, para penasihat perdagangan Gedung Putih umumkan bahwa kesepakatan dagang AS-Tiongkok fase pertama kemungkinan akan ditandatangani di pekan depan.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah adanya serangan udara yang dilakukan oleh militer AS pada hari Minggu ke kelompok Katib Hezbollah di Irak dan Suriah. Operasi dilanjutkan di ladang minyak Iran Nassiriya pada hari Senin setelah penghentian produksi secara singkat karena aksi demo.

Selanjutnya untuk cadangan minyak mentah AS diperkirakan akan turun sekitar 3.2 juta barel dalam pekan hingga 27 Desember. Jika benar, ini akan menjadi penurunan pekan ketiga beruntun, ditunjukkan dalam survei Reuters pada hari Senin. Untuk pekan sebelumnya, cadangan minyak mentah AS turun 5.5 juta barel. Data cadangan minyak yang dikeluarkan oleh Energy Information Administration diperkirakan akan dirilis pada hari Jumat
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search