Harga Minyak Turun Karena Trump Mengatakan Kesepakatan Dagang Dengan Tiongkok Dapat Ditunda

Harga Minyak Turun Karena Trump Mengatakan Kesepakatan Dagang Dengan Tiongkok Dapat Ditunda

Selasa, 03 Desember 2019 21:14:47 WIB
Harga minyak bergerak turun pada hari Selasa (3/12) ke level $55.35 per barel seiring pasar yang mencerna pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump bahwa kesepakatan dagang dengan Tiongkok dapat ditunda sampai setelah pemilu Presiden AS selanjutnya, meskipun penurunan harga dibatasi oleh ekspektasi untuk pengurangan produksi yang lebih besar dari OPEC dan para sekutunya.

Presiden Trump mengatakan bahwa kesepakatan dagang dengan Tiongkok mungkin akan menunggu sampai setelah pemilu Presiden di bulan November, meredupkan harapan untuk adanya resolusi cepat untuk akhiri ketegangan yang telah membebani ekonomi dunia.

Dalam wawancaranya dengan wartawan di London ketika hadiri pertemuan para pemimpin NATO, Trump mengatakan bahwa saya tidak miliki batas waktu. Dalam beberapa hal saya pikir lebih baik menunggu sampai setelah pemilu.

Sementara itu The Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan para sekutunya, yang dikenal dengan sebutan OPEC+, akan mendikusikan rencana untuk meningkatkan pengurangan suplai yang telah berlangsung saat ini sebesar 1.2 juta barel perhari untuk menjadi 1.6 juta barel dan memperpanjang perjanjian sampai bulan Juni, ungkap dua orang yang mengetahui hal tersebut.

Menteri energi Rusia, Alexander Novak pada hari Selasa mengatakan bahwa dia perkirakan pertemuan pekan ini akan berjalan konstruktif namun juga mengatakan bahwa Moskom belum finalisasi posisi mereka.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search