Harga Minyak Turun ke $44.94, Dijalur Penurunan Mingguan Terbesar Dalam 4 Tahun

Harga Minyak Turun ke $44.94, Dijalur Penurunan Mingguan Terbesar Dalam 4 Tahun

Jum'at, 28 Februari 2020 20:54:08 WIB
Harga minyak merosot ke level terendah dalam lebih dari setahun pada hari Jumat (28/2) ke level $44.94 dan membukukan penurunan mingguan terbesar dalam lebih empat tahun karena meluasnya virus Korona telah memicu ketakutan akan melambatnya permintaan minyak global.

Investor semakin khawatir bahwa penyebaran virus telah berjalan di luar Tiongkok hingga lebih dari 40 negara.

Infeksi-infeksi baru karena virus Korona telah dilaporkan diseluruh dunia yang saat ini telah melampaui di Tiongkok sendiri, dimana lebih dari 2.700 orang telah meninggal. Selanjutnya saat ini telah bertambah 57 orang di negara-negara lainnya.

Saat ini pasar minyak berhadap adanya pengurangan suplai yang lebih besar oleh Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan sekutunya yang termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal dengan sebutan OPEC+.

OPEC+, yang saat ini mengurangi produksi sekitar 1.7 juta barel per hari untuk mendukung harga, dijadwalkan akan bertemu di Wina, Austria pada tanggal 5-6 Maret.

Arab Saudi, yang mengatakan bahwa mereka masih akan terus terlibat dengan Rusia mengenai kebijakan minyak, mengurangi suplai minyak mentah ke Tiongkok di bulan Maret setidaknya 500.000 barel per hari karena permintaan kilang yang lebih lambat.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search