Harga Minyak Turun Ke $67.47 Karena Memburuknya Outlook Permintaan

Harga Minyak Turun Ke $67.47 Karena Memburuknya Outlook Permintaan

Senin, 13 Agustus 2018 13:23:12 WIB
Harga minyak bergerak turun pada hari Senin, menyentuh level terendahnya di $67.47 per barel, di tengah meningkatnya ketegangan yang meredam outlook untuk pertumbuhan permintaan terutama di Asia, meskipun sanksi AS terhadap Iran masih menunjukkan untuk potensi pengetatan suplai.

Sinyak melambatnya pertumbuhan ekonomi dan rendahnya kenaikan permintaan bahan bakar, terutama di Asia yang sebagian besar pasar berkembang telah membebani pasar minyak.

Broker Philip di Singapura pada hari Senin mengatakan bahwa "proteksionisme dagang dan meningkatnya ketegangan antara negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia (Amerika Serikat dan China) telah membayangi pertumbuhan permintaan minyak di tahun 2018.

Diluar memburuknya outlook ekonomi, Philip Futures mengatakan hedge funds telah mengurangi keyakinan bullish karena "kenaikan level produksi dari OPEC dan Amerika Serikat."

Perusahaan energi AS pada pekan lalu menambah aktivitas rig ke level tertinggi sejak Mei, menambahkan 10 rig menjadi totalnya 869, berdasarkan laporan perusahaan energi Baker Hughes.

Itu adalah level tertinggi untuk aktivitas pengeboran sejak Maret 2015.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search