Irak Akan Pangkas Ekspor Minyak di Bulan September

Irak Akan Pangkas Ekspor Minyak di Bulan September

Rabu, 28 Agustus 2013 19:06:46 WIB

Monexnews - Irak akan mengurangi ekspor minyak harian ke level terendah dalam 20 bulan terakhir pada bulan September. Irak yang tergabung dalam OPEC merupakan produsen minyak terbesar kedua setelah Arab Saudi, dan dikabarkan akan mengirim 1.76 juta barel perhari dari terminal minyak di Basrah. Ekspor tersebut merupakan level yang terendah sejak Februari 2012. Sementara bulan ini Irak mengekspor 2.09 juta barel perhari.

Penurunan tersebut akibat perencanaan perbaikan infrastruktur di terminal minyak Basrah yang dilakukan oleh State Oil Marketing Organization. Irak akan mendorong ekspor pada bulan berikutnya. Dengan menurunnya ekspor minyak dari Irak akan mengurangi persediaan minyak pada bulan September sehingga kemungkinan harga minyak akan naik pada bulan September.

Sementara itu minyak saat ini diperdagangkan menguat akibat ketegangan yang terjadi di Suriah. Minyak saat ini berada kisaran $110.53 per barel, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian $112.20 per barel, yang merupakan level tertinggi dalam dua tahun terakhir. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search