Iran Mengatakan Trump Tidak Bisa Menurunkan Harga Minyak Dengan 'Bullying'

Iran Mengatakan Trump Tidak Bisa Menurunkan Harga Minyak Dengan 'Bullying'

Selasa, 16 Oktober 2018 16:32:12 WIB
Presiden Amerika Donald Trump tidak bisa membuat harga minyak bergerak melemah dengan "bullying" negara lainya. Menteri perminyakan Iran mengatakan pada hari Selasa, ia juga menambahkan bahwa pasar menderita karena kekurangan pasokan.

Sanksi AS terhadap eksport minyak Iran telah di berlakukan pada tanggal 4 november. Pemerintah AS telah mendorong sekutu-sekutunya untuk memotong impor minyak Iran dan mendorong Arab Saudi, negara-negara OPEC dan Rusia untuk memompa lebih banyak minyak untuk memenuhi kekurangan pasokan.

Pasar minyak menderita karena kekurangan pasokan dan tidak bisa diselesaikan dengan perundingan. Trump berpendapat dia dapat membawa harga minyak melemah dengan membulli, Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh mengatakan menurut kantor berita resmi ILNA.

Zanganeh mengatakan meningkatnya harga minyak karena ulah yang dilakukan oleh sanksi AS terhadap eksport minyak Iran dan bisa di selesaikan oleh langkah-langkah.

"Semua orang khawatir dan Trump gagal meyakinkan mereka. Itulah mengapa pasar berada dalam kekacauan," katanya.

Zanganeh juga mengatakan Amerika Serikat "telah melakukan sebagian besar hal yang bisa dilakukan, dan tidak banyak yang tersisa untuk dilakukan terhadap Iran," menurut komentar yang dilaporkan oleh badan ISNA Iran.

Pada saat penulisan harga minyak berada dilevel $ 71.27

(Ahmad)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search