Kekhawatiran Oversupply Masih Membayangi Sentimen Penggerak Harga Minyak

Kekhawatiran Oversupply Masih Membayangi Sentimen Penggerak Harga Minyak

Senin, 12 November 2018 22:16:44 WIB

Hingga perdagangan sesi AS hari ini, penguatan harga minyak masih tertahan. Pada pembuka perdagangan awal sesi Eropa hari ini, harga minyak sempat menguat merespon laporan bahwa Arab Saudi akan memangkas outputnya selama bulan Desember nanti.

Menteri Energy Arab Saudi juga mengatakan bahwa OPEC dan negara non-OPEC seperti Rusia bersama-sama akan mengurangi output hingga satu juga barel per hari. Upaya ini untuk mengantisipasi oversupply minyak global di tengah potensi mengurangnya demand karena proyeksi perlambatan ekonomi di tahun 2019.

Kekhawatiran tersebut juga dibuktikan oleh laporan Baker Hughes pada akhir pekan lalu bahwa jumalh rig aktif AS disebutkan bertambah 12 dan dilaporkan bahwa AS sudah memproduksi minyak hingga 11,6 juta barel per hari. Bahkan EIA memproyeksikan hingga pertengahan tahun 2019 nanti produksi AS berpotensi mencapai 12 juta barel per hari.

Hingga pukul 22.12 WIB harga minyak berada di level $61.01 per barel masih berada di area level terendah sejak pelemahannya selama lima minggu beruntun. Untuk selanjutnya OPEC diagendakan akan melaporkan jumlah produksi bulanannya pada hari Selasa waktu setempat.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search