Penurunan Produksi Arab Saudi Solidkan Harga Minyak, Investor Nantikan Sanksi Iran

Penurunan Produksi Arab Saudi Solidkan Harga Minyak, Investor Nantikan Sanksi Iran

Senin, 06 Agustus 2018 16:19:42 WIB
Harga minyak menguat pada hari Senin, naik ke level $68.99 per barel setelah produksi Arab Saudi yang tercatat secara mengejutkan turun di bulan Juli dan juga karena pengeboran minyak shale AS turun.

Selain itu pasar juga mengantisipasi pengumuman dari Washington pada malam nanti tehadap sanksi terbaru untuk ekspotir minyak raksasa Iran.

Perusahaan energi AS pada pekan lalu mengurangi jumlah rig minyak untuk pekan kedua dalam tiga pekan terakhir karena tingkat pertumbuhan yang melambat dalam dua bulan terakhir.

Para pengbor mengurangi dua rig dalam tingkat mingguan hingga 3 Agustus, menjadikan totalnya turun menjadi 859, ucap perusahaan layanan energi Baker Hughes pada hari Jumat.

Banyak pengebor minyak shale AS yang membukukan hasil kuartalan yang mengecewakan dalam beberapa pekan, terpukul oleh meningkatnya biaya operasional, mengunci kerugian dan turunnya harga minyak dari level tertinggi 2018 yang dicapai antara Mei dan Juli.

Diluar Amerika Serikat, eksportir top Arab Saudi memompa sekitar 10.29 juta barel per hari minyak mentah di bulan Juli, ungkap dua narasumber OPEC pada hari Jumat, turun sekitar 200.000 barel per hari dari bulan lalu.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search