Kenaikan Produksi Minyak AS dan Rusia Memicu Pelemahan Harga Minyak ke Bawah $48 Per Barel

Kenaikan Produksi Minyak AS dan Rusia Memicu Pelemahan Harga Minyak ke Bawah $48 Per Barel

Selasa, 18 Desember 2018 23:10:56 WIB
Harga minyak tumbang ke level terendah 15 bulan pada hari Selasa di level $47.81 karena Amerika Serikat dan Rusia masih memompa minyak ke level rekor tertinggi menjelang pengurangan produksi yang rencanakan OPEC dan sekutunya.

Menurut Jhon Kilduff, founding partner di Again Capital, mengatakan bahwa harga minyak saat ini diperdagangkan di zona yang dapat memicu penurunan lebih lanjut menuju ke level terendah tahun lalu di dekat $42 barel per hari.

Dia juga mengatakan bahwa tidak ada support di grafik di antara $48 dan $42. Ditutup di bawah level $50 sangat penting untuk basis teknikal. Itu akan berikan dampak negatif.

Energy Information Administration mengatakan bahwa pada bulan ini, produksi minyak dari kilang shale AS di jalur untuk kenaikan di atas 8 juta barel per hari untuk pertama kalinya. Produksi dari tujuh wilayah utama diperkirakan akan naik hampir 134.000 barel per hari di Januari, ini akan menjadi kenaikan terbesar sejak September.

Harga minyak turun tajam pada hari Senin setelah data energi dari Genscape melaporkan bahwa cadangan minyak di kilang hub di Cushing, Oklahoma naik lebih dari 1 juta barel.

Sementara itu seorang narasumber mengatakan bahwa Rusia memompa 11.42 juta barel per hari pada bulan ini, sebuah level yang akan menandai level tertinggi sepanjang masa jika terkonfirmasi.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search