Meredanya Tensi Dagang AS-Tiongkok Membantu Menopang Kenaikan Harga Minyak

Meredanya Tensi Dagang AS-Tiongkok Membantu Menopang Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 20 Agustus 2019 13:45:44 WIB
Harga minyak mempertahankan penguatannya pada hari Selasa (20/8) dibalik masih tingginya optimisme pasar bahwa ketegangan dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok akan menurun dan mulai menguatnya harapan bahwa para bank sentral utama dunia akan perkenalkan stimulus moneter untuk menangkal kemungkinan perlambatan ekonomi yang dapat mempengaruhi permintaan minyak.

Harga minyak WTI saat ini (pukul 13:45 WIB) bergerak naik sekitar 0.3% di level $56.30 per barel, setelah kemarin naik sekitar 2.4%.

Amerika Serikat baru-baru ini mengatakan bahwa mereka akan memperpanjang penangguhan hukuman yang dapat membuat perusahaan Huawei Technologies China untuk membeli komponen dari perusahaan AS, ini menandakan sedikit pelonggaran dalam ketegangan dagang yang berlangsung di antara dua negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia.

Sentimen lainnya yang menopang kenaikan harga minyak adalah naiknya pasar ekuitas di seluruh duina yang meningkatkan ekspektasi bahwa ekonomi global akan mengambil tindakan untuk melawan perlambatan pertumbuhan.

Menjelang perilisan laporan cadangan minyak dari kelompok industri American Petroleum Institute nanti malam dan dari Energy Information Administration besok malam, hasil survei Reuters terhadap tujuh analis perkirakan cadangan minyak mentah AS akan turun 1.9 juta barel dalam tingkat mingguan hingga 16 Agustus.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search