Merespon Data API dan Potensi Badai, Harga Minyak Menguat ke $70.12

Merespon Data API dan Potensi Badai, Harga Minyak Menguat ke $70.12

Rabu, 12 September 2018 11:30:40 WIB
Harga minyak bergerak naik pada hari Rabu ke level $70.12 per barel setelah adanya laporan turunnya cadangan minyak mentah dan kekhawatiran terhadap sanksi terhadap iran yang memicu ekspektasi pengetatan pasar.

Kenaikan harga minyak juga ditopang oleh Badai Florence, yang diperkirakan akan mencapai pantai teluk timur AS pada hari Jumat, yang dimana akan menyebabkan kekurangan bahan bakar setelah adanya evakuasi jutaan rumah tangga dan bisnis.

William O'Loughlin, analis investasi di Australia's Rivkin Securities mengatakan bahwa harga minyak menguat semalam karena data cadangan American Petroleum Institute menunjukkan penurunan besar dalam cadangan.

American Petroleum Institute pada hari Rabu melaporkan bahwa cadangan minyak mentah turun 8.6 juta barel untuk pekan hingga 7 September menjadi 395.9 juta barel.

Saat ini investor menantikan data cadangan dari pemerintah AS yang dipublikasikan pukul 21.30 WIB.

Selain Amerika Serikat, trader juga fokus pada dampak sanksi AS terhadap iran, yang akan menargetkan target ekspor minyak mulai bulan November.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search