Minyak Ambruk, Brent Dan WTI Sentuh Level Terendah Hampir Setahun

Minyak Ambruk, Brent Dan WTI Sentuh Level Terendah Hampir Setahun

Selasa, 09 September 2014 03:01:22 WIB

Monexnews -

Minyak merosot sekitar $1 pada hari Senin, dengan Brent tergelincir kebawah $100 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun dan minyak West Texas Intermediate anjlok ke dekat level terendah tahun 2014, seiring data China dan AS menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dari perkiraan di dalam negara konsumen terbesar di dunia.

Lemahnya pertumbuhan ekonomi di kombinasikan dengan pasokan yang melimpah telah mendorong harga minyak turun dari level tertinggi dalam setahun di atas $115 yang di capai pada bulan Juni, itu mempersulit upaya dari bank sentral untuk menangkal deflasi dan memberi tekanan pada anggaran di negara produsen minyak utama.

Minyak Brent turun hampir $1 ke level $100, rebound tipis dari level terendah sebelumnya di $99.36 per barel, itu adalah level terendah sejak 1 Mei 2013. Minyak mentah AS turun sebanyak 63 sen untuk settle di $92.66 per barel, itu adalah penutupan terendah sejak 14 Januari. Mengecewakannya data nonfarm payroll AS telah membuat ragu atas laju pertumbuhan ekonomi di negara yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Harga pada hari Senin turun setelah data menunjukkan pertumbuhan impor China secara tak terdugan turun untuk bulan kedua beruntun di bulan Agustus, China membukukan kinerja terburuk dalam lebih dari setahun di tengah lesunya permintaan domestik.

Itu adalah bulan kedua beruntun lemahnya pertumbuhan impor, meningkatkan kecemasan atas permintaan domestik yang belum stabil yang mana saat ini pasar perumahan yang sedang memburuk yang semakin membebani ekonomi.

"Bears sedang mengontrol," kata Bill Baruch, analis pasar senior di iitrader.com."Itu akan menjadi sangat penting untuk melihat jika minyak mentah AS berakhir di bawah $92.50 pada hari Senin. Jika kita melihat itu, maka mungkin akan banyak aksi jual." Narasumber

OPEC mengatakan bahwa kelompok tersebut akan melihat harga turun jauh di bawah $100 dalam jangka pendek. Saudi Arabia dan anggota OPEC lainnya sebelumnya mengatakan bahwa mereka lebih suka harga di atas $100.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search