Minyak Anjlok Di Bawah $105, Catat Penurunan Kelima Beruntun

Minyak Anjlok Di Bawah $105, Catat Penurunan Kelima Beruntun

Kamis, 03 Juli 2014 03:08:52 WIB

Monexnews -

Harga minyak kembali di tutup di bawah $105 per barel untuk penurunan lima sesi beruntun, seiring para pemberontak Libya telah sepakat untuk mengizinkan membuka kembali dua terminal dan menguatnya dollar AS.

Harga minyak sempat mengurangi kerugiannya pada Rabu malam setelah laporan dari pemerintah AS menunjukkan pasokan minyak mentah mingguan turun lebih besar dari perkiraan.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman bulan Agustus turun 86 sen, atau 0.8%, menjadi $104.48 per barel, ini merupakan level penutupan terendah sejak 11 Juni. Mereka di perdagangkan di kisaran $104.65 sebelum di rilisnya data pasokan dan kemudian rebound untuk di perdagangkan di atas $105.40 setelah data di rilis.

Di bursa ICE Futures, minyak Brent bulan Agustus turun $1.05, atau 0.9%, menjadi $111.24 per barel.

Pasar minyak sedikit lelah atas resiko premi Irak, dan kini sudah mulai menghilang, kata Richard Hastings, analis makro di Global Hunter Securites. Maka ketika kita dapatkan rasa lapar yang tak terelakan untuk penghasilan minyak di Libya, yang kemungkinan akan membawa beberapa kapal tanker besar yang membawa kargo-kargo besar menuju pelabuhan Libya, berita tersebut telah menggerakan pasar minyak, yang mana telah membuat minyak mentah AS kembali ke kisaran $104 dengan beberapa pemikiran kemungkinan akan mencapai level $102 juga.

Para pemberontak di Libya telah mencapai kesepakatan untuk membukan kembali dua terminal yang menangani sebagian besar ekspor minyak yang normal di negara itu, di laporkan oleh Wall Street Journal pada hari Rabu.

Selain itu faktor lain yang menyebabkan minyak turun adalah, dollar AS yang dapatkan dorongan setelah komentar dari ketua Fed Janet Yellen. Dollar yang kuat cenderung berikan tekanan harga untuk komoditas yang berdenominasi dollar.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search