Minyak Anjlok Seiring Lemahnya  Permintaan Bahan Bakar

Minyak Anjlok Seiring Lemahnya Permintaan Bahan Bakar

Kamis, 16 Mei 2013 18:12:24 WIB

Monexnews - Minyak WTI turun untuk kelima kalinya dalam enam hari ditengah tanda-tanda melemahnya ekonomi di AS dan Eropa yang dapat mengancam permintaan bahan bakar.

Minyak berjangka tergelincir sebanyak 1.1 persen di New York. Produksi industri AS turun ke level terendah dalam delapan bulan di bulan April, sementara manufaktur di wilayah New York secara tak terduga merosot di bulan Mei dan perekonomian di zona euro berkontraksi lebih dari perkiraan di kuartal pertama. Sebuah laporan hari ini mungkin menunjukkan bahwa sektor perumahan AS akan tergelincir dari hampir level tertinggi dalam lima tahun di bulan April, menurut survei dari Bloomberg. Konsumsi bahan bakar AS turun sekitar 584.000 barel perhari pada pekan lalu menjadi 18.5 juta barel perhari, di tunjukkan dalam data dari lembaga Energy Information Administration kemarin.

Pasar minyak tidak terlihat ketat untuk lima tahun mendatang, kata Torbjoern Kjus, analis minyak senior di DNB ASA di Oslo, dalam wawancara di telepon. Kapasitas akan meningkat, dan saya perkirakan harga akan terus berada di tren rendah.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search