Minyak Berbalik Akibat Peningkatan Cadangan Mingguan

Minyak Berbalik Akibat Peningkatan Cadangan Mingguan

Rabu, 03 April 2013 11:30:26 WIB

Monexnews - Minyak mentah berjangka melemah pada hari rabu, terbebani laporan yang menunjukan persediaan mingguan di Amerika hampir 2x lipat dari ekspektasi para analis. Minyak untuk bulan Maret turun 46sen atau 0.5% pada perdagangan elektronik menjadi $96.73 per barrel.

Angka terbaru untuk cadangan minyak memicu kekuatiran permintaan berkurang sejalan lemahnya data manufaktur di Amerika dan Eropa. Aktifitas manufaktur di seluruh zona euro bergerak pada level tercepatnya untuk bulan Maret, berdasar data Manufakturing PMI yang dilaporkan Selasa kemarin. Pada hari Senin, ISM factory index turun menjadi 51.3% pada bulan Maret dibanding 54.2% pada bulan febuari. Sementara para ekonom memperkirakan tingkat yang sama dengan bulan Febuari.

Para investor masih mencari signal peningkatan permintaan pada minyak mentah pada data pengangguran US bulan Maret pada hari Jumat mendatang. Dengan ekspektasi peningkatan 195.000 pada non-farm dan pengangguran bertahan pada 7.7%.

Minyak berjangka pada platform nymex menguat pada perdagangan Selasa kemarin, mengangkat kontrak bulan Mei naik 12 sen ke $97.19 per barrel. Dengan harga bergerak dibawah level $97.00 selamah hampir seluruh sesi atas tekanan dollar.

Kekuatiran permintaan minyak pada perdagangan Amerika Utara Selasa Kemarin sedikit bergeser atas laporan US Factory Order naik 3% Febuari, penguatan terbesar dalam 5 bulannya.

(gsy)


(andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search