Minyak Bukukan Penguatan Mingguan Lebih Dari 5%

Minyak Bukukan Penguatan Mingguan Lebih Dari 5%

Sabtu, 07 Desember 2013 04:55:25 WIB

Monexnews -

Minyak WTI berakhir dengan kenaikan persentase mingguan terbesar sejak bulan Juli pada hari Jumat di tengah harapan untuk kenaikan permintaan energi setelah data kerja yang kuat dari Amerika Serikat, negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Laporan kerja menambahkan penguatan laporan ekonomi pada pekan ini, termasuk kenaikan GDP yang di revisi untuk kuartal ketiga. Kuatnya pasar ekuitas juga angkat harga minyak.

Namun penguatan hanya menjadi terbatas oleh spekulasi atas positifnya data akan mempercepat waktu untuk Federal Reserve mengurangi program pembelian obligasi, yang dapat mengurangi dukungan untuk aset beresiko seperti minyak dan komoditas lainnya.

Presiden bank Fed Philladelphia, Charles Plosser pada hari Jumat mengatakan bahwa pertumbuhan di sektor kerja adalah alasan lainnya untuk mengurangi pelonggaran moneter atau yang di sebut juga dengan nama program pembelian obligasi.

Data non-farm payroll menambahkan 203.000 pekerja pada bulan lalu dan tingkat pengangguran turun ke level terendah sejak November 2008, kata departemen tenaga kerja pada hari Jumat.

Data bulan November telah mengambil dari sejumlah pekerja federal yang telah menjadi pengangguran di bulan Oktober untuk kembali bekerja setelah shutdown sebagian besar instansi pemerintah yang selama 16 hari.

Minyak WTI awalnya turun pada laporan kerja, kemudian naik untuk berakhir 27 sen lebih tinggi di $97.65 per barel. Minyak berakhir dengan kenaikan 5.3% pada pekan ini, kenaikan persentase terbesar untuk pekan ini sejak 5 Juli.

Harga minyak melejit setelah TransCanada Corp, mengatakan bahwa jalur pipa Keystone akan mulai berjalan pada bulan depan untuk mengantarkan minyak dari persediaan minyak terbesar di Cushing, Oklahoma ke pasar penyulingan.

Pasar minyak

AS bergerak konsolidasi pada hari Jumat setelah mencapai level tertinggi dalam sebulan pada hari Selasa dan naik hampir $4 pada pekan ini, kata Bull Baurch, analis pasar senior di iitrader.com di Chicago.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search