Minyak Cemaskan Prospek Permintaan

Minyak Cemaskan Prospek Permintaan

Senin, 04 Maret 2013 22:45:06 WIB

Monexnews - Harga minyak mentah berjangka tergelincir pada awal pekan ini, menyusul lemahnya prospek pertumbuhan permintaan minyak dunia dan penguatan Dollar AS. Harga minyak mentah telah merosot lebih dari 8% sejak pertengahan Februari di tengah kekhawatiran tentang permintaan dari konsumen utama minyak dunia.

Harga minyak terlempar ke posisi terendah 2-bulan pada hari Jumat lalu setelah data

China menunjukkan aktivitas manufaktur menyusut pada bulan Februari dari bulan sebelumnya. China merupakan konsumen minyak terbesar ke-2 di dunia.

Para analis dan trader juga mengkhawatirkan data-data ekonomi dari AS, konsumen minyak terbesar di dunia. Laporan Departemen Perdagangan AS pada Jumat lalu menunjukkan jika kenaikan

pajak telah menekan pendapatan pribadi ke level terendah 20-tahun pada bulan Januari. Tidak adanya tanda-tanda akan lahirnya sebuah kompromi di antara Gedung Putih dan Kongres untuk menghindari pemangkasan belanja sebesar $85 milyar juga turut mengundang keprihatinan di kalangan investor minyak.

Katalis negatif juga datang dari penguatan Dollar AS, yang membuat

komoditas berdenominasi mata uang AS menjadi kurang menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya. Ketidakpastian mengenai masa depan reformasi ekonomi Italia telah mendorong permintaan untuk Greenback, yang dipandang sebagai mata uang safe haven. Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan April diperdagangkan pada kisaran $90.35 atau sekitar 0,5% di bawah harga penutupan hari Jumat. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search