Minyak Jatuh, Karena Pertempuran Perebutan Pangsa Pasar Antara AS dan OPEC

Minyak Jatuh, Karena Pertempuran Perebutan Pangsa Pasar Antara AS dan OPEC

Senin, 08 Desember 2014 16:12:26 WIB

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate dan Brent memperpanjang penurunannya dari level penutupan terendah dalam lebih dari lima tahun di tengah spekulasi bahwa para produsen AS akan bertarung dengan OPEC untuk perebutan pangsa pasar.

Kontrak berjangka turun sebanyak 1.8% di New York dan 1.9% di London. Para eksplorer di AS meningkatkan jumlah operasi pengeboran pada pekan lalu, menentang prediksi pengeboran akan berjalan lambat, menurut data dari Baker Hugher Inc. Indikator RSI 14 hari

minyak WTI telah berada di bawah level 30 sejak tanggal 27 November, itu adalah sebuah pembacaan yang sinyalkan harga minyak mentah sudah oversold.

Minyak di perdagangkan di pasar bear di tengah tanda-tanda bahwa produksi AS melimpah walaupun setelah OPEC memilih untuk tidak mengurangi target produksi mereka. 12 anggota OPEC, bertanggung jawab untuk sekitar 40% dari suplai minyak dunia. Harga yang terus turun akan berikan "tekanan jangka pendek" pada anggaran Iran, kata Presiden Hassan Rouhani di parlemen kemarin, di laporkan oleh kantor berita Iran Iranian Students.

"Isu suplai masih menjadi penggerak utama," kata Ric Spooner, kepala analis di CMC Market di Sydney pada hari ini. "Supplai saat ini terlalu besar untuk perbaikan permintaan yang akan datang."

Minyak WTI untuk pengiriman bulan Januari turun sebanyak $1.21 menjadi $64.63 per barel di dalam perdagangan di Nymex dan saat ini bergerak di kisaran $65.18 pada pukul 16.08 wib. Minyak WTI pada tanggal 5 Desember tergelincir sebanyak 97 sen menjadi $65.84, itu adalah level penutupan terendah sejak Juli 2009. Harga minyak WTI telah anjlok sebanyak 34% untuk tahun ini.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search