Minyak Masih Di Level rendah Karena Oversuplai

Minyak Masih Di Level rendah Karena Oversuplai

Selasa, 27 Januari 2015 09:17:09 WIB

Monexnews - Minyak di perdagangkan di dekat level terendah dalam enam tahun sebelum dirilisnya data pemerintah yang diperkirakan akan menunjukkan cadangan minyak mentah AS naik ke rekor tertinggi, menambahkan tanda-tanda bahwa surplus global akan bertahan.

Kontrak berjangka hanya sedikit berubah di New York setelah pada hari Senin turun sebesar 1%. Cadangan minyak di AS, kemungkinan akan berekspansi menjadi 402.1 juta barel pada pekan lalu, ditunjukkan dalam survei Bloomberg sebelum Energy Information Administration melaporkannya pada hari Rabu. Itu akan menjadi rekor tertinggi mingguan sejak di catat pada Agustus 1982. Kelebihan

suplai global sekitar 1.5 juta barel perhari, di laporkan oleh Sekretaris Jenderal OPEC Abdalla El-Badri.

Minyak hampir anjlok 50% pada tahun lalu di tengah produksi AS yang berada di laju tercepat dalam lebih dari tiga dekade dan OPEC yang menolak seruan untuk mengurangi output. Harga mungkin akan turun mencapai level terendahnya di $30, kata Gary Cohn, presiden Goldman Sachs Group Inc dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada hari Senin.

"Suplai masih menjadi isu utama, kita perlu melihat itu di kurangi kembali," kata David Lennox, analis sumber daya alam di Fat Prophets di Sydney. "Potensi harga saat ini masih turun dalam jangka pendek karena itu diperlukannya pengurangan produksi pada saat ini. Permintaan tidak naik dengan signifikan karena turunnya harga, itu akan membutuhkan waktu untuk melihat harga rebound."

Minyak West Texas Intermediate Maret bergerak di kisaran $45.21 per barel di dalam perdagangan elektronik di Nymex, naik sebesar 6 sen pada pukul 09.15 wib. Kontrak kemarin turun sebesar 44 sen menjadi $45.15, itu adalah level terendah sejak Maret 2009.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search