Minyak Melemah Setelah Penguatan Terbesar Dalam Satu Bulan

Minyak Melemah Setelah Penguatan Terbesar Dalam Satu Bulan

Selasa, 04 Juni 2013 09:09:35 WIB

Monexnews - Minyak kembali melemah setelah kemarin mencatat kenaikan terbesar dalam satu bulan, akibat melemahnya dollar ke level terendah untuk pertama kalinya sejak 9 Mei. Dollar melemah akibat data ISM Manufaktur AS yang dirilis kemarin menunjukkan kontraksi untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir. Data dirilis sebesar 49.0 sementara prediksi sebesar 50.6.

Hari ini minyak diperdagangkan melemah 0.4%, setelah kemarin menguat 1.6%, menjadi penguatan terbesar sejak 3 Mei. Minyak untuk pengiriman Juli turun 38 sen menjadi $93.07 per barel. Persediaan minyak minggu lalu diprediksi menurun 650.000 barel, mengurangi jumlah persediaan terbesar yang belum pernah terjadi sejak 82 tahun yang lalu. Sementara persediaan bensin diprediksi naik. Data persediaan minyak akan dirilis besok. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search