Minyak Menguat Pada Spekulasi Terancamnya Gangguan Output Dari Libya

Minyak Menguat Pada Spekulasi Terancamnya Gangguan Output Dari Libya

Senin, 29 Desember 2014 09:16:29 WIB

Monexnews - Minyak naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari seiring terjadinya ledakan di kilang-kilang minyak terbesar Libya yang telah meningkatkan spekulasi bahwa output dari pemilik cadangan minyak terbesar di Afrika tersebut akan terganggu.

Minyak

brent berjangka menguat sebanyak 1.6% di London, setelah pekan lalu tergelincir sebesar 3.1%. Angin selatan mengancam untuk memperluas kobaran api yang berada di tangki-tangki Libya di pelabuhan Es Sider, kata Ali al-Hasy, seorang juru bicara untuk Petroleum Facilities Guard. Kebakaran tersebut telah mengancam tiga dari lima fasilitas, yang mampu menyimpan 6.2 juta barel minyak, atau empat kali lipat dari kapasitas output harian nasional.

Harga minyak menuju penurunan tahunan terbesar sejak tahun 2008 seiring para anggota OPEC menolak seruan untuk mengurangi suplai untuk mempertahankan pangsa pasar dan AS memompa pada laju tertinggi dalam lebih dati tiga dekade. Produksi Libya sebesar 580,000 barel perhari di bulan November, turun dari 1.59 juta barel pada akhir 2010, berdasarkan data yang di kompilasi oleh Bloomberg.

"Jelas, potensi dari terganggunya suplai dapat menjadi konstruktif untuk minyak," kata Michael McCarthy, kepala analis di CMC Markets di Sydney pada hari ini. "Namun seperti yang kita ketahui tentang ini selama sepekan terakhir, tampaknya pasar mengabaikannya. Jadi saya pikir ini mungkin adalah latar belakang yang mendukung harga pada saat ini, dan saya berpikir bahwa ini bukanlah pendorong utama pada harga minyak.

Minyak brent Februari menguat sebesar 95 sen menjadi $60.40 pada pagi ini di London, dan saat ini bergerak di kisaran $59.85. Sementara itu minyak WTI menguat sebesar 73 sen, atau 1.2%, menjadi $55.46 per barel di Nymex.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search