Minyak Naik Di Tengah Prospek Pemotongan Produksi Meskipun Kekhawatiran Perdagangan AS Belum Hilang

Minyak Naik Di Tengah Prospek Pemotongan Produksi Meskipun Kekhawatiran Perdagangan AS Belum Hilang

Senin, 19 November 2018 14:37:25 WIB
Harga minyak naik sekitar 1 persen pada Senin di tengah ekspektasi bahwa eksportir utama Arab Saudi akan mendorong klub produsen OPEC untuk memangkas pasokan menjelang akhir tahun.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS, CLc1, naik 71 sen, atau 1,3 persen, pada $ 57,17 per barel.

"Harga minyak terus pulih karena pasar akan mengawasi dengan cermat untuk kemungkinan dampak pemotongan (pasokan)." Kata Sukrit Vijayakar, direktur konsultan energi India Trifecta.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), de facto dipimpin oleh Arab Saudi, mendorong kartel produsen dan sekutu-sekutunya untuk memotong 1 juta hingga 1,4 juta barel per hari (bpd) pasokan untuk menyesuaikan perlambatan pertumbuhan permintaan dan mencegah kelebihan pasokan.

Meskipun kenaikan hari Senin, harga minyak mentah tetap hampir seperempat di bawah puncak baru-baru ini pada awal Oktober, terbebani oleh lonjakan pasokan dan perlambatan pertumbuhan permintaan.

Pada saat penulisan harga minyak berada pada level $57.35

(Ahmad)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search