Minyak Pangkas Kerugian Pasca Beberapa Data Ekonomi Solid

Minyak Pangkas Kerugian Pasca Beberapa Data Ekonomi Solid

Senin, 02 September 2013 18:04:02 WIB

Monexnews - Harga minyak mentah berhasil memangkas sebagian besar kerugian memasuki perdagangan sesi Eropa hari Senin, seiring beberapa data ekonomi positif dari konsumen utama emas hitam membantu meredam momentum penurunan yang telah berlangsung sejak 2 sesi sebelumnya.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Oktober diperdagangkan pada kisaran $107.20 atau masih sekitar 1,6% di bawah harga penutupan hari Jumat, setelah sempat menyentuh harga terendah $104.19 pada awal perdagangan hari Senin.

Pemulihan sektor

manufaktur zona Euro meluas pada bulan Agustus seiring bangkitnya aktivitas pabrik di negara-negara yang telah berada di bawah tekanan krisis berkepanjangan, seperti Spanyol dan Italia. Tanda-tanda pemulihan terbaru dari negara-negara tersebut, serta penerima bailout Irlandia, telah membantu pertumbuhan produsen zona Euro secara keseluruhan melaju ke tingkat tercepat dalam lebih dari 2-tahun, kata Markit pasca merilis laporan bulanannya. Di China, data PMI yang dirilis pemerintah pada hari Minggu juga menunjukkan sektor manufaktur berekspansi lebih cepat dari prediksi ekonom. Sedangkan data PMI versi HSBC yang dirilis hari Senin menunjukkan indeks aktivitas manufaktur mampu kembali ke area ekspansif setelah menderita penurunan 3 bulan beurntun. Dengan status China sebagai konsumen minyak terbesar ke-2 di dunia, setiap perbaikan prospek ekonomi tentu akan berdampak positif terhadap proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global.

Selain itu, berlanjutnya ancaman intervensi militer terhadap

Suriah juga masih akan bertindak sebagai support bagi harga minyak. Kendati keputusan parlemen Inggris telah mengurungkan niat pemerintah untuk terlibat dalam setiap tindakan militer terhadap rezim Bashar al Assad, pelaku pasar minyak masih menantikan keputusan Presiden AS Barack Obama yang juga tengah menantikan persetujuan Kongres.

Bagaimanapun, perdagangan awal pekan ini diperkirakan akan berlangsung dengan volume tipis seiring pasar AS ditutup untuk libur Labor Day. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search