Minyak Kembali Anjlok Setelah Komentar Pejabat OPEC

Minyak Kembali Anjlok Setelah Komentar Pejabat OPEC

Selasa, 23 Desember 2014 03:05:47 WIB

Monexnews - Harga minyak mentah kembali jatuh, memperpanjang penurunannya untuk pekan keempat karena kecemasan bahwa OPEC yang menolak seruan untuk mengurangi produksi akan memperburuk kondisi di tengah minyak global yang membanjiri pasar.

Menteri Perminyakan

Arab Saudi Ali Al-Naimi mengatakan bahwa para produsen terbesar di OPEC akan berusaha untuk mempertahankan pangsa pasar dan juga mengatakan bahwa pertumbuhan permintaan global akan lebih lambat dari yang diperkirakan. Irak berencana untuk meningkatkan produksinya pada tahun depan, kata Menteri Perminyakan Irak Adel Abdul Mahdi. Volatilitas perdagangan bertahan di level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun.

"Arab Saudi tidak bersedia untuk menyerahkan pangsa pasar," kata Kyle Cooper, direktur analis komoditas di IAF Advisors di Houston. "Dengan lintasan produksi AS yang tampaknya masih bertahan untuk beberapa bulan kedepan, tampaknya itu akan menjadi pertempuran untuk perebutan pangsa pasar. Tampaknya jelas kalau minyak kemungkinan akan menuju ke level $50."

Minyak telah merosot sekitar 21% sejak OPEC memutuskan untuk menolak memangkas target produksi mereka pada bulan lalu, itu telah mendorong kemerosotan dalam nilai mata uang mulai dari ruble Rusia hingga ke krone Norwegia. Melonjaknya produksi dan pertumbuhan permintaan yang lebih lambat dari perkiraan juga berkontribusi terhadap gejolak tahun ini. Output di AS mencapai level tertinggi dalam tiga dekade.

Minyak brent Februari turun sebesar $1.10, atau 1.8%, menjadi $60.28 per barel di London. Harga minyak brent telah anjlok sekitar 45% pada tahun ini, berada di jalur penurunan terburuk sejak tahun 2008. Sementara itu minyak WTI Februari turun sebesar $1.73, atau 3%, menjadi $55.40 di Nymex. Minyak WTI telah merosot sekitar 43% pada tahun ini.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search