Minyak Pertahankan Penguatan Pasca Fed

Minyak Pertahankan Penguatan Pasca Fed

Kamis, 19 September 2013 09:01:51 WIB

Monexnews - Minyak kembali diperdagangkan menguat untuk hari kedua setelah Federal Reserve urung mengurangi stimulus moneter pada rapat yang berakhir kemarin. The Fed secara mengejutkan menyatakan mempertahankan program pembelian obligasi sebesar $85 miliar per bulan, sementara para analis telah memprediksi The Fed akan mengurangi pembelian obligasi sebesar $10 miliar menjadi $75 miliar per bulan.

Chairman Federal Reserve, Ben Bernanke, bahkan mengatakan dia tidak lagi berkomitmen untuk mengurangi stimulus moneter tahun ini, kepastian pengurangan stimulus akan tergantung pada data ekonomi AS. Federal Reserve juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,0% - 2,3% dari sebelumnya 2,3% - 2,6% untuk tahun ini.

Keputusan tersebut sontak membuat dollar anjlok dan membuat minyak rally tajam. Minyak yang berdenominasi dollar diuntungkan jika nilai tukar dollar melemah. Penguatan minyak juga didukung oleh data dai EIA uang menunjukkan persedian minyak AS turun ke level terendah sejak Maret 2012.

Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $107.85 per barel, dengan level terendah harian $107.32 dan tertinggi $107.95. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search