Minyak Terkerek Naik Akibat Ekspektasi Kenaikan Permintaan

Minyak Terkerek Naik Akibat Ekspektasi Kenaikan Permintaan

Selasa, 17 Desember 2013 16:00:00 WIB

Monexnews - Harga minyak terkerek naik hampir 1,5 persen akibat ekspektasi meningkatnya permintaan setelah dilaporkan data ekonomi Eropa yang lebih solid, di saat bersamaan supply minyak dari Libya masih terbatas.

Ekspansi sektor swasta Jerman telah memacu ekspektasi peningkatan permintaan, di saat bersamaan kondisi ketatnya supply masih mendominasi sentimen market. Blokade pelabuhan minyak Libya, dan aksi unjuk rasa oleh pekerja minyak di Libya di beberapa kilang minyak nya telah memangkas ekspor minyak Libya menjadi 110,000 barrel per hari dibanding level output sebelumnya sebesar 1 juta barrel per hari di periode bulan Juli.

Para investor juga masih menunggu keputusan Federal Reserve untuk mengakhiri stimulus moneter pada rapat FOMC di hari Selasa dan Rabu. Bank sentral telah melakukan pembelian obligasi senilai $85 milyar agar dapat menggelontorkan likuditas pada sektor perbankan yang diharapkan dapat disalurkan ke pinjaman untuk berbagai sektor bisnis. Namun jika stimulus tersebut dipangkas, maka Dollar berpotensi menguat sehingga menekan berbagai komoditas termasuk minyak.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search