Minyak WTI Menguat Tipis Jelang Data Suplai

Minyak WTI Menguat Tipis Jelang Data Suplai

Rabu, 10 September 2014 03:07:30 WIB

Monexnews -

Minyak berjangka AS menguat tipis pada hari Selasa jelang data suplai yang di perkirakan akan menunjukkan penurunan cadangan minyak dan juga karena harga kembali rebound dari level terendah multi-bulanan pada sesi sebelumnya.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan Oktober naik sebesar 9 sen, atau 0.1%, untuk settle di $92.75 per barel di New York Mercantile Exchange.

Pergerakan rebound datang menjelang laporan mingguan terbaru dari

American Petroleum Institute, yang di rilis pada akhir perdagangan hari Selasa, dan juga jelang laporan yang di pantau dengan ketat dari Energy Infromation Administration pada hari Rabu malam.

Laporan yang di perkirakan akan menunjukan penurunan suplai adalah salah satu "selingan" yang mendukung harga, kata Matt Smith, seorang analis di Schneider Electric.

Cadangan minyak mentah AS di perkirakan akan turun 1 juta barel selama pekan yang berakhir 5 September, berdasarkan survei Platts.

Harga kontrak minyak berjangka mempertahankan penguatannya bahkan setelah EIA pada hari Selasa pagi sedikit memangkas perkiraan harga untuk tahun ini dan tahun 2015. EIA juga memprediksi bahwa produksi AS pada tahun depan akan berada di level tertinggi dalam 45 tahun.

Dalam outlook energi untuk jangka pendek, EIA perkirakan minyak berjangka yang di perdagangkan di New York akan bergerak pada kisaran rata-rata $98.28 per barel hingga akhir tahun ini, di bandingkan dengan perkiraan $100.45 pada outlook EIA di bulah Juli. Prediksi untuk tahun depan di turunkan menjadi $94.67, turun dari $96.08.

EIA juga memprediksi produksi minyak AS pada tahun depan akan mencapai 9.5 juta barel per hari, yang mana akan menjadi produksi rata-rata tahunan terbesar sejak tahun 1970. Produksi bulan Agustus sebesar 8.6 juta barel perhari yang mana itu adalah level tertinggi bulanan sejak Juli 1986.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search