Outlook Ekonomi Menggerus Harga Minyak

Outlook Ekonomi Menggerus Harga Minyak

Kamis, 21 Februari 2013 22:45:54 WIB

Monexnews - Minyak mentah berjangka AS tergelincir ke posisi terendah 1-bulan baru pada hari Kamis menyusul rilis beberapa data ekonomi yang mengecewakan, sehingga menambah kekhawatiran akan melambatnya laju permintaan bahan bakar. Minutes pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang menunjukkan beberapa pembuat kebijakan mulai mempertimbangkan penghentian QE3 yang lebih cepat juga turut membebani komoditas berdenominasi Dollar AS.

Saat ini

minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan April diperdagangkan pada kisaran $93.15 per barrel atau sekitar 2,15% di bawah harga penutupan hari Rabu.

Data yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS beberapa saat yang lalu menunjukkan lonjakan klaim

pengangguran mingguan, yang menyoroti lambatnya pemulihan pasar tenaga kerja. Selain itu, penurunan aktivitas bisnis di zona Euro juga semakin dalam, yang menurut sejumlah ekonom mengindikasikan jika perekonomian blok 17-negara itu masih akan mengalami kontraksi sepanjang kuartal pertama tahun ini.

Komoditas minyak sangat terkait dengan outlook ekonomi global, mengingat lemahnya pertumbuhan biasanya akan menggerus permintaan untuk

bensin, diesel dan bahan bakar lain berbasis minyak mentah.

Untuk selanjutnya para trader dan investor akan menantikan laporan persediaan minyak mentah AS dari Energy Information Administration (

EIA), yang mengalami pengunduran sehari akibat libur President Day di awal pekan. Persediaan minyak mentah AS diperkirakan akan meningkat sebanyak 1,9 juta barrel pekan lalu. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search