Outlook Sanksi Iran dan Laporan EIA Topang Penguatan Harga Minyak

Outlook Sanksi Iran dan Laporan EIA Topang Penguatan Harga Minyak

Rabu, 19 September 2018 22:38:23 WIB

Energy Information Administration (EIA) pukul 21.30 WIB tadi melaporkan bahwa suplai minyak AS telah berkurang 2,1 juta barel dalam sepekan. Angka tersebut lebih tinggi dari estimasi yang diperkirakan akan berkurang 2,7 juta barel. Meski begitu, laporan tersebut telah menopang harga minyak untuk menguat hingga ke level $70.69 per barel.

Katalis penguatan harga minyak tampaknya akan berlanjut mengingat sebelumnya OPEC diberitakan tidak akan memulai untuk menaikkan produksinya, meski dampak sanksi Iran dari AS akan mengancam ketersediaan minyak global. Sebagai diketahui, sanksi Iran akan mulai diberlakukan pada 4 November mendatang.

Di tengah eskalasi perang dagang antara AS-China, tampaknya belum menjadi penggerak harga. Sebelumnya perang dagang diperkirakan akan mengurangi permintaan minyak global dan berpotensi membawa harga minyak turun. Meski begitu, jika perang dagang dari kebijakan kenaikan tarif impor antara AS-China sudah mulai mengusik perekonomian di antara dua negara ekonomi terbesar tersebut, maka hal tersebut bisa menjadi penggerak harga minyak selanjutnya.

Pukul 22.34 WIB harga minyak berada di kisaran level $70.49 per barel menguat tajam dari level terendah harian $69.35 per barel, pasca EIA melaporkan persediaan minyak AS.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search