Pasar Minyak Mentah Khawatir Permintaan Dari Asia Akan Berkurang

Pasar Minyak Mentah Khawatir Permintaan Dari Asia Akan Berkurang

Senin, 17 Agustus 2015 09:41:56 WIB

Monexnews - Potensi penurunan permintaan dari pasar Asia membuat perdagangan minyak mentah mengawali pekan dengan pelemahan. Perekonomian Jepang berkontraksi di kuartal lalu seiring penurunan tajam konsumsi konsumen. Peningkatan upah masih belum mampu mengimbangi harga produk konsumsi pasca kenaikan pajak penjualan sehingga membuat konsumen Jepang cenderung membatasi pengeluarannya. Perlambatan ekonomi negara terbesar di Asia ini menambahkan pesimisme pada tingkat permintaan minyak mentah dari Asia setelah pada pekan lalu kebakaran besar di pelabuhan Tianjin, China, diperkirakan akan mengganggu aktivitas negara perekonomian terbesar kedua dunia tersebut.

Sementara itu tingkat persediaan minyak mentah global masih jauh lebih tinggi dari tingkat permintaan. Organization of the Petroleum Exporting Countries (

OPEC) dapat meningkatkan produksinya menjadi 33 juta barel per hari setelah sanksi ekonomi terhadap Iran dicabut. Aktivitas pengeboran minyak mentah di AS juga meningkat pada pekan lalu, dengan penambahan 2 rig aktif, membuat investor mencemaskan akan adanya penambahan jumlah produksi dari AS. Penguatan tipis Dollar AS terhadap pasangan mata uang utama menambahkan tekanan pada perdagangan minyak mentah karena investor pemegang mata uang lain akan menganggap minyak mentah menjadi lebih mahal ketika mata uang AS meningkat.

Sampai dengan pukul 09:40 WIB, harga minyak mentah berada di level $41.92 atau turun sekitar 0,57% dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya. (YS)


(YS)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search