Produksi Minyak di Libya Pulih, Kekhawatiran Oversupply Mungkin Terjadi

Produksi Minyak di Libya Pulih, Kekhawatiran Oversupply Mungkin Terjadi

Selasa, 05 Maret 2019 21:04:47 WIB

Setelah Libya tidak memproduksi minyak sejak Desember 2018 lalu, hari ini diberitakan bahwa produksi minyak di Libya akan dimulai kembali. Dan diperkirakan akan memproduksi hingga 80 ribu barel per hari. Dengan pulihnya produksi di Libya, Commerzbank - seperti yang dikutip dari CNBC International - memperkirakan bahwa angka produksi dari seluruh anggota OPEC diprediksi akan mencapai 300 ribu barel per hari.

Hal tersebut sangat memungkinkan akan terjadi lagi kekhawatiran oversupply. Pasalnya, outlook perlambatan ekonomi secara global semakin nyata. Terutama setelah China hari ini sudah memangkas angka pertumbuhan ekonominya di tahun 2019 yang hanya di angka 6% - 6,5%, angka terendah sejak tahun 1990. Tidak hanya dari China, perlambatan ekonomi di Eropa dan Asia juga turut membuat permintaan terhadap minyak cenderung untuk berkurang.

Untuk menyeimbangkan antara supply dan demand tersebut, OPEC dan sekutunya - termasuk Rusia - sudah menjalankan program pemangkasan produksi yang dimulai sejak Januari 2019 lalu. Dan sepanjang program itu berjalan total angka yang dipangkas yaitu 1,2 juta barel per hari. Menteri Energi Rusia merencanakan akan meningkatkan lagi angka pemangkasan produksi pada bulan Maret ini. Sebelumnya, Arab Saudi juga merencanakan hal yang sama. Meski belum diketahui jumlah pastinya.

Upaya pemangkasan produksi ini juga merespon situasi persediaan minyak mentah di AS yang sempat dalam 5 pekan berturut-turut mengalami peningkatan, meski pada selama sepekan terakhir persediaan tersebut menurun secara signifikan. Untuk pekan ini, polling Reuters mengekspektasikan bahwa persediaan minyak di AS bisa bertambah hingga 400 ribu barel dalam sepekan terakhir. Energy Information Administration akan merilis data aktualnya besok (Rabu, 6/03) pukul 22.30 WIB.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search