Terbebani Laporan EIA, Harga MInyak Turun Ke $56.71

Terbebani Laporan EIA, Harga MInyak Turun Ke $56.71

Jum'at, 22 Februari 2019 16:01:09 WIB
Harga minyak melemah ke level $56.71 per barel pada hari Jumat di tengah pasar yang merespon data terbaru dari Energy Information Administration (EIA) AS.

Cadangan minyak komersial AS naik 3.7 juta barel menjadi 454.5 juta barel hingga pekan yang berakhir 15 Februari, ungkap EIA, versus kenaikan sebesar 3.6 juta barel di pekan sebelumnya.

Sementara itu, aktivitas kilang AS sebesar 85.9% dari kapasitas pekan lalu, tambah EIA, karena pengurangan ekspor yang agresif dari Arab Saudi masih menekan suplai dari yang dibutuhkan untuk memproduksi bahan bakar transportasi.

Untuk berita lainnya, disksi dagang yang masih berlangsung antara AS-China di Washington juga menjadi fokus. Mengutip dari seorang sumber, Bloomberg melaporkan pada hari Jumat bahwa China mempertimbangkan untuk melakukan pembelian tambahan sebesar $30 miliar per tahun untuk produk-produk AS yang termasuk kedelai, jagung, dan gandum sebagai bagian dari kesepakatan yang saat ini sedang didiskusikan oleh pejabat AS dan China.

Menteri pertanian AS Sonny Perdue mengatakan bahwa saat ini masih "prematur" untuk berikan komentar pada apa atau seberapa banyak China mungkin membeli sebagai bagian dari kesepakatan dagang. Dia juga mengatakan bahwa saya tidak ingin meningkatkan ekspektasi. Jika kami mencapai kesepakatan pada reformasi struktural kami dapat mencakup pasar dengan sangat cepat.

(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search