Analis: Volatiltas Pound Akan Bertahan Hingga Akhir Desember

Analis: Volatiltas Pound Akan Bertahan Hingga Akhir Desember

Kamis, 15 November 2018 10:54:17 WIB

Perdana Menteri Inggris Theresa May semringah usai keluar dari kediaman dinasnya di Downing Street Rabu malam. Di hadapan wartawan ia mengatakan kabinet yang dipimpinnya telah menyetujui draft pernjanjian perpisahan Inggris dari Uni Eropa.

May menyebutkan hasil dari negosiasi yang akan disampaikan ke rakyat merupakan keputusan kolektif dari kabinet sehingga memang harus disetujui. "Saya sangat yakin dengan kepala dan hati saya bahwa ini adalah keputusan terbaik demi kepentingan seluruh Kerajaan Inggris," ujarnya.

Poundsterling pun melejit hingga level tertinggi 1.3070, dari level terendah 1.2881, sebelum ditutup di 1.2986.

Namun, bagaimana kelanjutan pergerakan sterling hingga akhir tahun (akhir Desember) saat House of Common atau parlemen Inggris akan membahasnya untuk disetujui atau ditolak?

Para pakar strategi valas melihat reli berkelanjutan sterling akan tergantung pada persetujuan Parlemen pada draft yang akan diserahkan Desember nanti. Mayoritas anggota parlemen harus memberikan suara mendukung agar kesepakatan itu disetujui. Apesnya, PM May menghadapi tentangan dari internal partainya sendiri, partai Konservatif dan juga oposisi Partai Buruh.

Kritik pedas di kalangan Konservatif terhadap isi proposal negosiasi yang dibawa May ke meja perundingan malah berubah menjadi ancaman mosi percaya pada May yang merupakan indikasi penggulingan sang perdana manteri, demikian editor BBC mengutip pernyataan anggota partai yang tidak disebut namanya.

Jika kesepakatan itu dibatalkan ketika masuk ke Parlemen, itu dapat menyebabkan Inggris harus kembali ke meja perundingan, mengadakan pemilihan umum atau bahkan referendum kedua.

Analis valas Kacper Brzezniak di Allianz Global Investors mempertahankan posisi long atau beli pada pound setelah May mengatakan dia mendapat dukungan dari kabinetnya.

"Kami mendengar banyak suara dari banyak orang, tetapi pada akhirnya, saya pikir tidak ada dukungan untuk tidak ada kesepakatan," kata Brzezniak menyebutkan tidak ada alasan parlemen tidak menyetujui. "Jika kesepakatan dari parlemen tercapai, GBP rally banyak," imbuhnya.

Sebaliknya, analis Danske Bank Mikael Olai Milhoj menyebut masih banyak ketidakpastian sebelum waktu penyerahan draft ke parlemen akhir Desember nanti.

"Ini sulit untuk pound menguat karena masih terlalu banyak ketidakpastian. Pergerakan pound akan tergantung pada suara di Commons dan sampai kita tahu apakah itu bisa disetujui atau tidak, pound akan tetap bergejolak," kata analis ini.

Meskipun pasar menginginkan kejelasan tentang pengunduran diri kabinet, perdagangan pound dapat mengakhiri hari dengan catatan positif mendekati $ 1,30, kata

Alan Ruskin, kepala valas global Deutsche Bank mengatakan pasar masih merasakan kekhawatiran berkelanjutan sebelum draft diratifikasi di parlemen. Tanpa berita negatif baru, tingkat dekat $ 1,30 akan berkelanjutan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search