Antisipasi Tekanan Dari Parlemen, Boris Johnson Masih Persiapkan Kemungkinan No-Deal Brexit

Antisipasi Tekanan Dari Parlemen, Boris Johnson Masih Persiapkan Kemungkinan No-Deal Brexit

Jum'at, 29 November 2019 20:01:02 WIB

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, dikabarkan masih mempersiapkan hal-hal yang diperlukan bilamana terjadi keluarnya Inggris dari Zona Euro tanpa kesepakatan, atau No-deal Brexit. Hal ini sempat mengejutkan pelaku pasar dan masyarakat Inggris, yang mayoritas memandang kemenangan Johnson pada pemilu Desember 2019, adalah jaminan lancarnya kesepakatan Brexit yang sudah dibahas antara delegasi Zona Euro dengan dirinya pada awal Oktober lalu.

Johnson memandang perlunya persiapan No-Deal Brexit, bila setelah pemilu Desember Inggris, suara parlemen yang mendukung kesepakatan Brexit masih lebih sedikit dari suara yang menolak kesepakatan, dan menimbang batas waktu 31 Januari 2020 tidak akan cukup untuk membahas kesepakatan baru.

Hal ini disebabkan karena hasil-hasil polling yang ada masih menunjukan tingginya tingkat persaingan dari partai Buruh, dan kemungkinan penolakan dari anggota partai konservatif sendiri, seperti yang sudah terjadi di bulan Oktober lalu. Sebagai antisipasi hal tersebu, Johnson tidak menutup kemungkinan adanya No-Deal Brexit pada akhir batas waktu nanti. Salah satu langkahnya adalah dengan mencoba membasah kesepakatan bilateran dengan AS. Tetapi Johnosn menekankan agar AS tidak campur tangan pada pemilu mendatang, dan menolak melanjutkan pembahasan bila AS mencoba mengubah kebijakan Jasa Kesehatan Nasional Inggris.

Di tengah liburnya pasar AS untuk perayaan Thanksgiving, GBPUSD tidak menunjukan pergerakan signifikan, dengan bertahan pada kisaran 1.2892 saat penulisan.



(Andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search