Aussie Anjlok 4 Hari Beruntun

Aussie Anjlok 4 Hari Beruntun

Jum'at, 17 Januari 2014 20:05:00 WIB

Monexnews - Aussie diperdagangkan melemah dalam empat hari beruntun dan menuju penurunan mingguan pertama dalam tiga minggu terakhir. Kokohnya dollar dan buruknya data tenaga kerja Australia membuat aussie anjlok tajam pekan ini.

Departemen Perdagangan AS pada hari Selasa lalu melaporkan

penjualan ritel tumbuh 0,2% pada bulan Desember seiring warga AS menambah persediaan makanan dan minuman untuk liburan, membeli lebih banyak pakaian dan meningkatkan pembelian secara online. Penjualan ritel tanpa memperhitungkan sektor otomotif yang volatile mencatat kenaikan 0,7%, merupakan yang terbesar sejak bulan Februari 2013.Sepanjang tahun 2013 penjualan ritel naik 4,12% dari tahun sebelumnya.

indeks manufaktur di wilayah Philadelphia untuk bulan Januari meningkat menjadi 9,4 dari bulan sebelumnya yang direvisi turun menjadi 6,4. Angka tersebut diatas ekspetasi para ekonom sebesar 8,8. Naiknya indeks manufaktur tersebut juga sejalan dengan indeks manufaktur New York yang dirilis pada hari Rabu, menunjukkan peningkatan menjadi 12,5 dari bulan sebelumnya sebesar 1,0, dan jauh diatas ekspetasis sebesar 3,2.

Sementara itu pada bulan Desember secara mengejutkan perekonomian Australia mengurangi 226.000 tenaga kerja, hal tersebut mematahkan eskpetasi penambahan 103.000 tenaga kerja oleh para ekonom. Tingkat penganguran Australia tetap pada level 5,8% berdasarkan laporan Biro Statistik Australia.

AUDUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 0.8793 dengan level tertinggi harian 0.8826 dan terendah 0.8782. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search