Aussie Berpotensi Catat Penurunan Mingguan Terbesar Dalam 2 Bulan Terakhir

Aussie Berpotensi Catat Penurunan Mingguan Terbesar Dalam 2 Bulan Terakhir

Jum'at, 07 November 2014 11:22:15 WIB

Monexnews - Dollar Australia, aussie, masih bergerak stabil terhadap dollar pada perdagangan sesi Asia hari ini. Nilai tukar aussie kini berada pada level terendah dalam lebih dari empat tahun terakhir terhadap dollar, dan berpotensi mencatat penurunan mingguan terbesar dalam dua bulan terakhir. AUDUSD diperdagangkan pada kisaran 0.8554 pada pukul 11.20 WIB (platform Monex Trader) Data-data ekonomi dari Australia yang dirilis pekan ini cukup membebani pergerakan aussie. Biro Statistik Australia melaporkan persetujuan membangun di bulan September merosot 11,0% dari bulan sebelumnya, jauh lebih besar dari perkiraan penurunan 0,9%. Penjualan ritel dilaporkan naik 1,2% di bulan September dari bulan sebelumnya yang naik 0,1%. Persentase kenaikan tersebut di atas perkiraan ekonom sebesar 0,3%. Defisit neraca perdagangan Australia melebar menjadi A$2,26 miliar di bulan September. Defisit tersebut lebih besar dari perkiraan ekonom sebesar A$1,78. Data lain menunjukkan tingkat pengangguran Australia pada bulan Oktober sebesar 6,2%, sama dengan bulan sebelumnya yang direvisi naik menjadi 6,2% dari rilis sebelumnya sebesar 6,1%. Sementara jumlah pekerja bertambah 241.000 di bulan Oktober dari bulan sebelumnya. Penambahan tersebut lebih banyak dari perkiraan ekonom sebesar 20.300. Notulensi rapat terakhir Reserve Bank of Australia yang dirilis hari ini menyebutkan pertumbuhan produk domestik bruto masih akan dibawah tren hingga pertengahan 2015, investasi diluar sektor pertambangan juga dikatakan masih lemah. RBA juga menyoroti pasar properti China yang dikatakan dapat menurunkan permintaan komoditas dari Australia jika terjadi penurunan secara terus menerus. Sementara kondisi pasar perumahan dikatakan konsisten dengan pertumbuhan investasi perumahan. Hal lain yang diungkapkan dalam notulensi tersebut adalah kebijakan moneter dari Bank of Japan berpotensi memberikan arus modal masuk ke Australia karena memiliki yield yang lebih tinggi, yang berpotensi menahan nilai aussie di atas nilai fundamentalnya. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search