Aussie Capai Level tertinggi Sejak Maret Sebelum Data Inflasi

Aussie Capai Level tertinggi Sejak Maret Sebelum Data Inflasi

Jum'at, 19 Juli 2013 08:51:08 WIB

Monexnews - Dollar Australia menyelesaikan kenaikan pertama kalinya sejak pertengahan Juni sebelum laporan inflasi pekan depan yang mungkin dapat mempengaruhi keputusan tingkat suku bunga Reserve Bank di bulan Agustus.

Yield obligasi Australia jangka panjang turun untuk pekan ini setelah ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke isyaratkan untuk tidak akhiri stimulus moneter AS dalam jangka pendek. Mata uang Selandia Baru kembali meraih penguatan mingguan setelah Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan bahwa negaranya akan mencari cara untuk pertahankan pertumbuhan ekonomi sampai dengan batasnya dan ingin hindari inflasi yang tinggi .

Ketakutan atas masalah pengurangan QE dan cerita dari pertumbuhan China, keduanya telah membuat sedikit dorongan kepada Aussie, kata Darryl Conroy, seorang analis di Suncorp Bank di Brisbane. Jika data inflasi Australia hasilnya sangat lemah, kemungkinan penurunan suku bunga meningkat cukup drastis, dan jika hasilnya baik maka RBA dapat menunggu sedikit lebih lama untuk masalah suku bunga.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search