Aussie Tersungkur Setelah Pemerintah Menolak Pengambilalihan Oleh Asing

Aussie Tersungkur Setelah Pemerintah Menolak Pengambilalihan Oleh Asing

Jum'at, 29 November 2013 08:44:51 WIB

Monexnews -

Dollar Australia turun ke level terendah dalam 2 bulan, menuju penurunan mingguan ke enam, setelah pemerintah menolak rencana pengambilalihan oleh asing yang meningkatkan kecemasan tentang arus inflasi ke dalam negara tersebut.

Aussie terdepresiasi setidaknya sebanyak 0.5% terhadap semua dari 16 mata uang utama sejak gubernur RBA Glenn Stevens mengatakan pada tanggal 21 November bahwa dia berpikiran terbuka tentang rencana intervensi. Dollar Selandia baru tergelincir terhadap mata uang AS setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa ijin pembangunan turun di bulan Oktober untuk pertama kalinya dalam tiga bulan.

Menteri keuangan Australia Joe Hockey menolak rencana perusahaan Archer-Daniels-Midlands Co., yang berbasis di AS untuk pengambil alihan perusahaan GrainCorp Ltd., sebesar A$2.2 milyar.

Dollar Australia turun sebanyak 91.79 sen dollar AS di Sydney dari kemarin, setelah menyentuh 90.64, level terendah sejak 4 September. Aussie telah turun sebanyak 1.1% sejak 22 November, siap mencocokan untuk penurunan terpanjang selama tujuh pekan yang terlihat pada akhir Februari 1997. Dollar Selandia Baru hanya sedikit berubah di 81.14 sen USD, turun sebanyak 1% pada pekan ini.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search