Aussie Tertekan Pasca Data China

Aussie Tertekan Pasca Data China

Jum'at, 01 Februari 2013 09:35:12 WIB

Monexnews - Dollar Australia mengalami tekanan terhadap rivalnya dari AS setelah dirilisnya data manufaktur China yang dirilis dibawah perkiraan, walau dampak tersebut sudah berkurang.

Baik Aussie mupun Kiwi masih bertahan naik ke tingginya 4 tahun terhadap Yen.

Data PMI dari China merosot ke 50.4 di bulan Januari terhadap perkiraan di angka 50.9, memperlihatkan bahwa ekonomi negara tersebut dalam masa pemulihan.

Tetapi data PMI dari HSBC secara tak terduga naik ke tingginya 2 tahun ke 52.3, bertentangan dengan data yang ada.

Aussie dan Kiwi merosot 25 sen masing-masing terhadap dollar AS dimana saat dirilisnya data manufaktur tersebut, terkait bahwa China merupakan rekan dagang yang dekat untuk Australia dan New Zealand. Aussie di angka 1.0413, turun dari tinggi sebelumnya di angka $1.0446, tidak jauh dari rendahnya 1 bulan di angka $1.0380 yang terjadi hari Kamis.

Dollar New Zealand mengikis penguatan tetapi masih dalam kenaikannya sebanyak 0.3% hari ini di angka $0.8411.

(AR)


(AR)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search