Awal Kuartal IV, Euro Lanjutkan Pelemahan

Awal Kuartal IV, Euro Lanjutkan Pelemahan

Rabu, 01 Oktober 2014 11:20:03 WIB

Monexnews - Euro mengawali kuartal IV tahun ini dengan melemah, memeperpanjang penurunan pada perdagangan kemarin akibat rendahnya inflasi zona euro membuat spekulasi European Central Bank akan memberikan stimulus tambahan guna menghidupkan kembali perekonomian.

Eurostat pada hari Selasa kemarin melaporkan inflasi zona euro tumbuh 0,3% di bulan September dari tahun sebelumnya. Inflasi tersebut sesuai dengan perkiraan, namun masi berada pada level terendah sejak bulan Oktober 2009. Sementara inflasi inti yang tidak memasukkan makanan, energi, alkohol dan tembakau, tumbuh 0,7%, namun dibawah perkiraan ekonom sebesar 0,9%. Rendahnya inflasi di zona euro menjadi momok bagi pemulihan ekonomi blok 18 negara tersebut.

ECB akan merilis kebijakan moneternya akhir rapat kebijakan besok. Pada rapat kebijakan moneter bulan lalu bank sentral Eropa tersebut memangkas suku bunga menjadi 0,05% dari sebelumnya 0,15% dan suku bunga deposito menjadi -0,20% dari sebelumnya -0,10%. Dua pekan lalu ECB juga telah mengucurkan stimulus berupa targeted long-term refinancing operation (TLTRO) sebesar 82,6 miliar untuk menghidupkan kembali perekonomian.

Data non-farm payrolls AS versi ADP yang akan dirilis sore kemungkinan akan kembali menguatkan

dollar setelah diperkirakan menunjukkan peningkatan menjadi 207.000 di bulan September dari bulan Agustus sebesar 204.000. Sementara NFP dari pemerintah AS yang akan dirilis pada hari Jumat juga diperkirakan naik menjadi 216.000 dari bulan Agustus sebesar 142.000. Data tersebut dapat meningkatkan spekulasi The Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari estimasi sebelumnya.

EURUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.2617 dengan level tertinggi harian 1.2631, dan terendah 1.2606 (

platform Monex Trader). (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search