Awali September, Euro Masih Tertekan

Awali September, Euro Masih Tertekan

Senin, 01 September 2014 08:45:43 WIB

Monexnews - Mengawali perdagangan bulan September, euro dibuka melemah terhadap dollar dan berada pada level terendah satu tahun. Tanda-tanda berlanjutnya pemulihan ekonomi AS menopang penguatan dollar sehingga memberikan tekanan pada euro.

Pada hari Kamis lalu AS merilis data produk domestik bruto kuartal kedua pengukuran kedua naik menjadi 4,2% dari pengukuran pertama sebesar 4,0%, sekaligus mematahkan estimasi penurunan menjadi 3,9% oleh para ekonom. Data lain menujukkan klaim pengangguran mingguan menurun sebesar 1.000 klaim menjadi 298.000 klaim, dan penjualan rumah tertunda bulan Juli yang melonjak 3,3% di bulan Juli, jauh di atas estimasi ekonom sebesar 0,6%.

Sebaliknya dari zona euro dilaporkan inflasi tahunan bulan Agustus kembali melambat menjadi 0,3% dari bulan sebelumnya sebesar 0,4%. Sementara itu hedge fund dan spekulator besar menaikkan posisi bearish euro terhadap dollar. Comodity Futures Trading Commision melaporkan posisi short euro terhadap dollar sebesar 150.657 kontrak pada 26 Agustus lalu, dan merupakan yang terbesar sejak bulan Juli 2012.

EURUSD pada saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.3126. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search