Data China Warnai Sentimen Mata Uang

Data China Warnai Sentimen Mata Uang

Senin, 02 Desember 2013 16:34:17 WIB

Monexnews - Dollar Australia dan Selandia Baru naik tajam pada hari Senin, menyusul data positif dari China sementara sterling menyentuh level tinggi 5 tahun terhadap sejumlah mata uang, dipicu oleh outlook ekonomi yang membaik.

Investor membeli

dollar Australia dan Selandia Baru setelah survey pada hari Minggu menunjukkan sektor manufaktur China bertumbuh pada level tinggi 18 bulan di bulan November, hasil yang sedikit lebih baik dari ekspektasi. Sentimen semakin terdukung setelah hasil survey sektor manufaktur China oleh swasta yang dirilis pada hari Senin direvisi naik. "Aussie terbantu oleh data China dan menurutku ada ruang untuk kenaikan, mengingat dollar diperkirakan akan sedikit melemah," ucap Paul Robson, strategis mata uang pada RBS.

Pelemahan dollar mendorong sterling untuk melonjak ke level tinggi dalam 2 tahun. Trader mengatakan hedge fund membeli

pound mengingat solidnya data ekonomi Inggris. Pound juga menyentuh level tinggi 10-1/2-bulan terhadap euro dan level tinggi 5 tahun terhadap yen.

Kontras dengan hal tersebut, yen nampak terus tertekan setelah anjlok lebih dari 4% di bulan November terhadap dollar dan euro. Investor melakukan aksi jual yen yang ber-yield rendah untuk membeli aset beresiko pada carry trades yang lebih menarik akibat kebijakan moneter longgar dari Bank of Japan. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda pada hari Senin mengatakan tidak akan ragu-ragu untuk menyesuaikan kebijakan, memicu spekulasi bahwa bank sentral dapat mengambil langkah pelonggaran lanjutan tahun depan. Sementara itu, euro masih kokoh pasca data inflasi dan pengangguran zona euro hari Jumat mengikis spekulasi pelonggaran moneter lebih lanjut oleh European Central Bank. Terhadap dollar, euro nampak flat, tidak bergerak jauh dari level tinggi 1 bulan pada hari Jumat. (xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search